Siklus Haid

Siklus haid adalah daur menstruasi atau haid yang tiap bulannya dialami wanita ketika masih dalam usia produktif. Haid atau menstruasi merupakan peluruhan dinding rahim yang terdiri dari darah dan jaringan tubuh. Kejadian ini berlangsung tiap bulan pada perempuan. Dengan kata lain, haid merupakan suatu proses pembersihan rahim terhadap pembuluh darah, kelenjar-kelenjar dan sel-sel yang tidak terpakai karena tidak ada pembuahan.

Bila terjadi pembuahan atua kehamilan, haid tidak akan terjadi. Pada kehamilan, dinding rahim akan bertambah tebal, pembuluh darah bertambah banyak, kelenjar dan sel-sel di dalam rahim berkembang untuk menyokong pertumbuhan janin. Haid adalah proses normal pada perempuan dewasa.

Proses terjadinya siklus haid pada wanita

Usia mulai haid normlanya 112 atau 13 tahun. Sebagaian perempuan mengalami haid lebih awal (usia 8 tahun) dan lebih lambat (18 tahun). Sekitar usia 40-50 tahun, haid berhenti atau dinamakan menopause.

Siklus haid yang normal terjadi setiap 21-35 hari sekali, dengan lama hari haid berkisar 3-7 hari. Jumlah darah haid normal berkisar 30-40 mililiter (ml). Menurut hitungan para ahli, perempuan akan mengalami 500 kali haid selama hidupnya.

Siklus haid dibagi dalam dua tahap yaitu tahap pra-ovulasi (dari hari pertama haid sampai saat ovulasi) dan tahap pasca ovulasi (dari hari ovulasi sampai haid berikutnya). Lamanya tahap pra ovulasi biasanya sekitar 2 minggu tetapi ni dapat berubah-ubah dari bulan ke bulan dan berbeda-beda antara wanita yang satu dengan yang lain. Tahap pasca ovulasi adalah tetap dan sama yaitu rata-rata 14 hari (10-16 hari).

Jadi, perbedaan dalam panjang pendeknya siklus haid ditentukan oleh tahap pra ovulasi. BIla siklus haid tidak teratur hal ini dapat disebabkan oleh berbagai hal. Tetapi yang sangat penting adalah karena keadaan psikologi wanita yang bersangkutan, misalnya banyak pikiran, tertekan, sdih atau justru sangat gembir

Posted in Siklus Haid | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Siklus Haid Yang Normal Pada Wanita

Normalnya seorang wanita mendapatkan menstruasi pertama mereka diusia 11 tahun-16 tahun. Hal ini disebut dengan menarke. Siklus menstruasi atau siklus haid yang normal pada  wanita berbeda. Umumnya, menghitung siklus hiad dengan cara dihitung saat hari pertama mereka menstruasi di bulan sekarang,hingga lanjut ke hari pertama menstruasi pada bulan yang elanjutnya. Namun, tiap wanita pasti memiliki siklus menstruasi atau siklus haid yang berbeda-beda dan normalnya siklus menstruasi wanita normal adalah 28 hari. Jika diusia pubertas siklus haid mereka masih belum tetap hal ini merupakan suatu hal yang wajar.

Siklus haid yang normal pada wanita dijelaskan dengan mengambil contoh siklus 28 hari seperti dibawah ini :

  1. Hari 5
    Kelenjar pituitary memberikan sinyal ke ovarium untuk kemudian menyiapkan sel telut untuk dilepas Dan sel telur ini kemudian akan dimatangkan oleh ovarium. Disaat yang bersaaan ini, saluran uteris kemudian akan mengalami pemadatan dan diisi dengan darah serta jaringan-jaringan sebagai bentuk untuk mempersiaokan untuk menampung sel telur yang sudah dibuahi sehingga pada saat itulah, sang gadis sudah siap untuk dibuahi atau sudah siap untuk mengalami kehamilan.
  2. Hari 14
    Sel telur ini dilepas atau yang biasa disebut dengan ovulasiovulasi. Telur ini kemudian akan menelusuri tuba falopi untuk kemudian menuju ke uterus. Jika tidak dibuahi maka sel telur ini akan bersiap-siap untuk dibuang.
  3. Hari 28
    dan jika telur juga tidak dibuahi, maka telur akan dikeluarkan dari dalam tubuh wanita bersamaan dengan darah dan juga jariingan yang tadinya sudah dipersiapkan untuk menampungnya terlebih dahulu.

Hal ini terlihat sederhana dan simple namun kebanyakan dari wanita tidak mengikuti dengan sepenuhnya siklus menstruasi atau haid diatas. Dan terutama yang terjadi pada 2 tahun pertama setelah menarke. Mengidap suatu penyakit atau terjadinya berat badan yang menurun, serta stress yang bisa membuat siklus haid yang normal seorang wanita mengalami gangguan secara tidak terduga. Karena yang terjadi bagian otak yang mengatur siklus haid ini mudah sekali mengalami gangguan oleh suatu kondisi, misalnya adalah kondisi diatas.

Posted in Siklus Haid | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Siklus Haid Pendek

Karakterisitik siklus haid juga diteliti dalam hubungannya dengan peningkatan risiko kanker payudara. Dalam suatu penelitian, siklus haid yang kurang dari 26 hari atau lebh lama dari 31 hari selama usia 18-22 tahun juga diprediksikan mengurangi risiko kanker payudara.

Penelitian lain menunjukkan bahwa siklus haid yang pendek saat usia 30 tahun,  berhubungan dengan penurunan risiko kanker payudara. Menopause yang terlambat juga turut meningkatkan risiko kanker payudara. Untuk setiap tahun usia menopause yang terlambat akan meningkatkan risiko kanker payudara sebesar 3%.

Seorang wanita yang memiliki siklus haid pendek mempengaruhi ovulasi. Umumnya siklus hadi yang normal dan teratur yakni 28-30 hari. Sebagai penyesuaian, bagi wanita yang memiliki siklus haid pendek, perhitungan akan ditambah beberapa hari.

Panjang siklus haid yang memendek dari panjang siklus haid klasik yaitu kurang dari 21 hari per siklusnya, sementara volume perdarahannya kurang lebih sama atau lebih banyak dari volume perdarahan haid biasanya. Polimenorea atau siklus haid yang pendek yang disertai dengan pengeluaran darah haid yang lebih banyak dari biasanya dinamakan polimenoragia.

Siklus haid pendek dapat disebabkan oleh gangguan hormonal yang mengakibatkan gangguan pada proses ovulasi atau memendeknya fase luteal dari siklus haid. Penyebab terjadinya siklus haid yang pendek lainnya adalah kongesti (bendungan) pada ovarium yang disebabkan oleh proses peradangan (infeksi), endometriosis dan penyebab lainnya.

Dalam sebuah terbitan Asian pacific Journal of Cancer Prevention, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa wanita yang memiliki siklus haid pendek memiliki kaitan erat dengan risiko kanker payudara. Hal ini dibuktikan dengan mengamati 263 kasus pada kanker payudara di tahun 2009 dibandingkan dengan penelitian setelah dengan 457 kasus yang sama. Dari hasil penelitian kasus-kasus tersebut kemampuan reproduksi wanita memiliki hubungan erat dengan risiko kanker payudara.

Wanita yang memiliki siklus haid pendek ini memang memiliki risiko lebih tinggi terhadap ancaman kanker payudara. Tak hanya sampai disitu risiko lainnya yang mungkin mengintai adalah siklus haid yang akan datang menjadi siklus haid yang tidak normal dan tidak teratur. Tentunya hal ini akan mebawa dampak pada kelangsungan organ reproduksi, terutama mengenai ovulasi, di mana wanita setiap bulannya setelah haid itu selesai sel telur akan dilepaskan dari indung telur menuju rahim yang siap dibuahi.

Siklus haid yang pendek tentunya akan mempengaruhi pengeluaran sel telur dari indung telur. Sel telur tidak mampu untuk bertahan lama. Keluarnya darah haid yang tidak menentu jumlah/volumenya serta gangguan kesehatan lainnya akibat siklus haid yang pendek.

Posted in Siklus Haid | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Siklus Haid Normal

Pada umumnya perempuan mendapat haid pertama mereka pada usia antara 10 sampai 16 tahun. Biasa disebut dengan istilah menarche. Siklus haid normal biasanya dihitung dari hari pertama pendarahan pada bulan sekarang sampai ke hari pertama pendarahan pada bulan berikutnya. Namun siklus menstruasi  pada setiap wanita berbeda. Secara umum, siklus haid pada wanita adalah 28 hari. Gadis yang berusi a remaja  biasa mendapati bahwa siklus haid mereka tidak tetap. Hal inipun masih dianggap wajar. Mengidap suatu penyakit, perubahan berat badan yang drastis dan stress dapat membuat siklus menstruasi mudah sekali terganggu oleh kondisi-kondisi diatas.

Beberapa remaja mempunyai siklus haid normal yang tepat sekali laksana hitungan jam. Tetapi ada pula yang periodenya tidak selalu salam di setiap bulannya, terutama jika dibulan itu disibukkan dengan tugas-tugas menumpuk , ada yang sedang bermasalah dengan pacar. Semua itu normal.  Masih dianggap normal pula jika hari-hari menstruasi wanita untuk bulan kemarin hanya 2 hari, namun dibulan sekarang sampai satu minggu. Tubuh kita yang masih mencari jadwal yang paling tepat.

Jadi bagaimana bisa mengetahui  kapan tiba saat menstruasi jika siklus tidak teratur? Jika siklus belum teratur atau siklus haid normal perhatikan saja tanda-tanda yang diberikan tubuh ini adalah tanda sebentar lagi menstruasi akan datang yaitu :

  • Punggung terasa kram dan kaku.
  • Payudara terasa berat dan sensitive
  •  Sakit kepala
  • Jerawat bermunculan
  • Pola tidur berubah
  • Mood tidak menentu
  • Tubuh terasa bengkak

Perlu waktu lebih dari 3 tahun dari sejak menarki hingga akhirnya seorang remaja  mempunyai siklus menstruasi yang teratur.  Sementara siklus menstruasi itu sendiri bermacam-macam dari siklus mulai 21 harian sampai 45 harian.  Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur, yaitu :

  • Sedang menjalani pengobatan tertentu
  • Terlalu berat berolahraga
  • Kurangnya asupan kalori
  • Berat badan dibawah standar
  • Ketidakseimbangan hormone karena adanya kelainan pada kelenjar tiroid
  • Tubuh terlalu banyak memproduksi androgeb. Hormon androgen ini lalzimnya lebih banyak diproduksi laki-laki. Sebuah hormone yang membuat tubuh laki-laki berotot, menumbuhkan bulu-bulu pada wajah, suara menjadi berat serta tumbuhnya bulu-bulu kemaluan.

Ciri khas kedewasaan seorang wanita adalah adanya perubahan-perubahan siklik pada alat kandungannya sebagai persiapan untuk mampu hamil. Selama masa kanak-kanak ovarium masih dalam keadaan istirahat, belum mampu menjalankan fungsinya dengan baik. Pada masa pubertas, terjadi perubahan-perubahan alam ovarium yang mengakibatkan pula perubahan besar pada seluruh tubuh wanita tersebut. Hal ini merupakan sproses yang kompleks dan harmonis yang melibatkan struktur-struktur seperti serebrum, hipotalamus, hipofisis, alat-alat genital, korteks adrenal, glandula tiroidea, dan kelenjar-kelenjar lain.

Siklus haid normal dibagi menjadi dalam dua tahap, yaitu praovulasi (pada hari pertama haid sampai saat ovulasi) dan tahap pasca ovulasi (dari ovulasi sampai haid berikutnya). Lamanya tahap praovulasi dapat berubah-ubah setiap bulan dan antara wanita yang satu dengan lain berbeda pula lamanya. Tetapi tahap pasca ovulasi adalah tahap yang sama yaitu rata-rata 14 hari (12-16 hari). Jadi, perbedaan panjang-pendeknya siklus ditentuka n oleh tahap praovulasi. Dalam hal ini keadaan psikologis wanita yang bersangkutan dapat ikut terpengaruh dan berubah-ubah menurut tahap siklusnya.

 

Posted in Siklus Haid | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Siklus Haid Tidak Teratur

Setiap wanita sehat mengalami siklus haid (menstruasi) setiap bulan. Lama siklus haid tiap bulan berbeda-beda pada setiap wanita. Umumnya, siklus berlangsung sekitar 28 hari dan ada juga yang hanya 32 hari atau sampai 40 hari.

Hal tersebut masih dianggap normal. Terkadang, haid tidak datang pada waktu yang semestinya atau terlambat. Jika perbedaan lamanya siklus yang terjadi lebih dari 1 minggu maka haid dikatakan tidak teratur.

Ketidaknormalan haid yang sering terjadi di antaranya siklus haid tidak teratur, periode haid kurang atau lebih dari periode normal, volume haid sedikit atau terlalu banyak dan terasa sakit saat haid. Gangguan haid tersebut terjadi karena tercemarnya kelenjar-kelenjar hormon oleh toksin, terutama zat kimia sinetis.

Haid yang tidak normal juga bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon, terutama kelenjar tiroid dan lemahnya organ-organ reproduksi. Gejala-gejala haid tidak teratur antara lain adalah :

- Terasa nyeri hebat saat haid
- Siklus haid tidak teratur
- Volume haid tidak normal, bisa terlalu banyak atau terlalu sedikit, bahkan berhenti haid sama sekali sebelum masa menopause.

Jadi, teratur tidaknya haid bukan dinilai dari hari kalendernya, melainkan dari keteraturan panjang daur haidnya. Haid baru dinilai tidak teratur apabila panjang daurnya tidak konstan dan bergganti-ganti. Kadang sesuai dengan panjang daurnya, kadang lebih pendek atau kadang lebih panjang.

Melihat pola daur haid bervariasi tidak selalu bulat 30-31 hari seperti panjang harus dalam kalender, maka tidak mungkin haid datang selalu tepat jatuh pada tanggal yang sama dengan di kalender. Hanya mereka yang panjang daur haidnya sama dengan panjang hari dalam kalender yakni 30-31 hari saja, yang hari haidnya jatuh pada tanggal yang sama dengan tanggal di kalender setiap bulannya.

Jika daur haid seorang wanita kurang dari 31 hari (kurang dari panjang hari kalender), maka (seolah-olah) haidnya tidak teratur, melihat tanggal haidnya selalu tidak tepat dengan tanggal di kalender karena jatuhnya selalu maju dibanding dengan tanggal di kalender.

Haid seseorang baru dinilai tidak teratur, bila panjang daur haid selalu berubah-ubah dari yang biasanya. Terkadang lebih panjang dari daur normal, di saat lain kurang dari daur normal. Begitu selalu berganti-ganti dari bulan ke bulan berikutnya. Pada kasus haid seseorang kadang mundur kadang maju itulah yang disebut sebagai tergolong haid tidak teratur.

Posted in Siklus Haid | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mengetahui Masa Subur Perempuan

Proses fertilisasi hanya bisa terjadi saat ovulasi. Pasa masa inilah wanita dikatakan subur sehingga mudah untuk terjadi fertilisasi atau pembuahan.

Hubungan intim yang dilakukan beberapa hari sebelum dan sesudah masa ovulasi, hasilnya pun akan sangat berbeda. Karena itu, wajib dipelajari dan dipahami cara menentuan masa ovulasi.

Berikut ini beberapa metode yang biasanya digunakan :

1. Berdasarkan siklus menstruasi

Terdapat dua metode untuk menentukan masa ovulasi memakai sistem kalender, yaitu berdasar siklus menstruasi teratur dan tidak teratur.

a. Siklus menstruasi teratur

Ovulasi atau pelepasan sel telur yang biasanya terjadi 14 hari sebelum hari pertama siklus haid berikutnya. Perhitungan hari pertama haid bisa ditentukan apabila darah yang keluar deras pada hari itu, tepatanya sebelum pukul 24.00. Namun , jika yang keluar hanya berupa bercak darah belum bisa dihitung sebgai hari pertama haid.

Berapa pun lamanya siklus haid seorang wanita, menstruasi selalu terjadi pada hari ke-14 setelah ovulasi. Untuk menentukan masa ovulasi, maka siklus haid selalu dikurangi 14.

Contoh Menentukan Masa Ovulasi dengan Sistem Kalender

Menentukan masa ovulasi atau masa subur dengan sistem kalender merupakan cara yang tepat bagi wanita yang memiliki siklus menstruasi teratur dengan onterval waktu 22-35 hari. Berikut contoh perhitungannya.

Seorang wanita memiliki siklus menstruasi selama 28 hari. Maka, waktu ovulasi atau masa suburnya jatuh pada hari ke 14 sebelum menstruasi bulan berikutnya. Angka ini berasal dari 28 dikurangi 14.

Contoh lain, siklus menstruasi seorang wanita selama 35 hari. Cara menghitung waktu ovulasi atau masa suburnya adalah 35-14=21 Jadi masa suburnya jatuh pada hari ke 21 sebelum menstruasi bulan berikutnya.

b. Siklus Menstruasi Tidak Teratur

Bagi wanita dengan siklus menstruasi tidak teratur, agak sulit menentukan masa ovulasi atau masa suburnya, tetapi dapat disiasati menggunakan formula berikut :

Formula diatas tidak dapat digunakan jika jarak menstruasi wanita terlalu jauh perbedaanya.

2. Sistem Pengukuran Suhu Tubuh

Prinsip metode pun berdasarkan pengamatan bahwa ketika terjadi pelepasan sel telur terjadi, suhu tubuh sedikit meningkat. Pengukuran suhu tubuh dapat dilakukan setiap pagi setelah bangun tidur dan sebelum bangkit dari tempat tidur atau sebelum makan dan minum, dengan mengukur suhu rektum atau vagina. Dari pengukuran suhu tubuh yang didapat diketahui bahwa hubungan seks dapat dilakukan dengan aman 3 hari setelah terjadi peningkatan suhu tubuh.

Posted in Siklus Haid | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Siklus Haid Wanita

Pada umumnya, perempuan mulai mendapat haid pertama mereka pada usia antara 10-16 tahun. Biasa disebut dengan istilah menarche (dibaca : menarki).

Siklus haid biasnaya dhitung dari hari pertama perdarahan pad abulan sekarang, sampai ke hari pertama perdarahan pada bulan berikutnya. Tetapi siklus menstruasi pada setiap wanita berbeda. Secara umum, silus haid pada wanita adalah 28 hari. Gadis yang berusia remaja biasa mendapati bahwa siklus haid mereka tidak tetap. Hal ini pun masih dianggap wajar.

Siklus menstruasi dapat dijelaskan seperti berikut dengan mengambil contoh siklus 28 hari :

1. Hari ke-5

Kelenjar pituitari memberi sinyal kepada ovarium untuk mempersiapkan sebutir telur untuk dilepas. Telur tersebut akan dimatangkan oleh ovairum.

Pada saat bersamaan, saluran uterus akan memadat di isi dengan darah dan jaringan-jaringan, sebagai persiapan untuk menampung telur yang sudah dibuahi sehingga pada saat tersebut, sanga gadis sudah siap utuk sebuah kehamilan.

2. Hari ke-14

Sebutir telur pun dilepas atau biasa disebut dengan ovulasiovulasi. telur akan menelusuri tuba falopi untuk menuju uterus. Jika dia tidak dibuahi, telur pun bersiap-siap untuk dibuang.

3. hari ke-28

Jika ternayta telur tidak dibuahi, telur akan dikeluarkan dari tubuh perempuan beserta darah dan jaringan-jaringan yang tadinya dipersiapkan untuk menampungnya.

Mengidap suatu peyakit perubahan berat badan yang drastis, stress dapat membuat siklus menstrusi menjadi tidak terduga, karena bagian otak yang mengatur siklus menstruasi mudah sekali terganggu oleh kondisi-kondisi diatas.

Posted in Siklus Haid | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Fase Siklus Haid

Darah haid berasal dari campuran dair hasil peluruhan dinding rahim (lapisan endometrium uteri), bekuan darah, cairan dan lendir, dan beberapa mikroorganisme (flora normal) yang senantiasa hidup di daerah lubang senggama (vagina ) dan leher rahim (serviks uteri).

Panjang siklus haid pada seorang wanita yang normal adalah sekitar 28 hari atau 1 bulan. Siklus haid secara medis meliputi 4 fase :

1. Fase proliferasi (folikuler), terjadi pada hari ke-5 sampai ke-14 siklus haid klasik. Pada masa ini adalah masa paling subur bagi seorang wanita.

2. Fase sekresi (luteal), terjadi pada hari ke-14 sampai ke-28 siklus haid klasik.

3. Fase menstruasi (haid), terjadi pada hari ke-28 sampai ke-2 atau 3 siklus haid klasik.

4. Fase regenerasi (pascahaid), terjadi pada hari pertama sampai ke-5 siklus haid klasik.

Namun adapula kelainan-kelainan yang dapat terjadi pada proses perdarahan haid dalam 1 siklus haid klasik adalah kelainan yang berhubungan dengan banyaknya darah dan lama terjadinya proses tersebut, kelainan dari siklus haid, proses perdarahan lainnya yang terjadi di luar proses perdarahan haid, dan gangguan haid yang berhubungan dengan hasil konsepsi kehamilan.

Posted in Siklus Haid | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment